Pemdes Gunungbatu Adakan Penyaluran BLT disertai Vaksinasi.

Tim_Red: KKN UIN K. H. Abdurrahman Wahid kelompok 4

Gunungbatu, Bodeh – Pemerintah desa Gunungbatu kembali melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) kepada penerima KPM yang tersebar di 4 dusun. Penyaluran BLT-DD hari ini merupakan penyaluran untuk bulan Juli dan Agustus (tahap 2). Adapun jumlah KPM pada penyerahan BLT DD sebanyak 116 KPM. Setiap KPM menerima sebesar Rp.600.000/2 bulan. (06/08)

Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 – 11.00 WIB dengan penyaluran secara langsung yang tersentral di Balai desa Gunungbatu. Teknis penyaluran ini adalah diserahkan langsung pada 116 penerima yang telah hadir. Dalam kegiatan penyaluran ini para perangkat desa Gununbatu didampingi TKSK Bodeh, Kasi PMD kecamatan Bodeh, dan mahasiswa KKN kelompok 4 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Berbeda dengan penyaluran sebelumnya, selain wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, kali ini penerima bantuan BLT-DD wajib mengikuti vaksinasi yang telah disediakan.

Budi Haryanto selaku sekdes desa Gunungbatu mengatakan, penyaluran kali ini, para keluarga penerima manfaat(KPM) sebelum menerima uang 600.000 dua bulan diwajibkan untuk mengikuti vaksinasi terlebih dahulu.

“Kami sudah bekerjasama dengan Puskesmas Jatiroyom untuk melakukan vaksinasi covid-19 kepada KPM yang hendak menerima BLT-DD tersebut,” terangnya.

Budi menambahkan, semua KPM sebelum menerima bantuan BLT-DD diwajibkan ikuti vaksinasi yang telah disediakan oleh tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Jatiroyom.

Menurutnya, syarat vaksin bagi penerima bantuan merupakan intruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sekaligus untuk mendukung target capaian vaksinasi booster, bagi warga Jawa Tengah. “Sesuai Intruksi dari provinsi, semua penerima bantuan harus vaksin. Yang belum vaksin harus vaksin dosis 1 dulu, yang sudah vaksin 1 harus vaksin dosis 2. Yang sudah vaksin dosis 2 dan sudah memenuhi syarat booster, juga harus booster dulu. Semua bisa dideteksi melalui E-KTP,” terangnya.

Sementara Kepala Puskesmas Jatiroyom Hartiningsih, menyarankan agar masyarakat tidak takut divaksin, karena dengan melakukan vaksin, maka tubuh akan kebal terhadap covid-19.

“Sehingga tubuh akan membentuk sistem kekebalan sehingga akan terlindung,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.